Web Site Impian

/ Minggu, 06 November 2011 /
Konsep Dasar Tutorial Website “Web Developer”

Untuk menjadi seorang pengembang web profesional tidaklah mudah karena harus memadukan antara bahasa pemrograman web dengan nilai seni yang terdapat dalam setiap halaman web. Keduanya harus dimiliiki, jika salah satu saja maka belum bisa disebut sebagai seorang pengembang web profesional. Meskipun pintar bahasa php dalam membuat web, tapi jika tidak didukung oleh jiwa seni maka hasilnya kurang maksimal. Begitu pula sebaliknya, jika hanya pandai membuat tampilan halaman web tapi tidak didukung oleh pengetahuan tentang bahasa pemrograman web maka hal itu akan sia-sia saja.
Sebagai seorang pengembang web pemula, tidak perlu berkecil hati jika ingin menjadi seorang pengembang web profesional. Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk terus belajar dan belajar lagi agar wawasan tentang pengembangan web terus bertambah. Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh para pengembang web pemula ketika pertama kali ingin membangun sebuah web dari awal. Agar web yang dibuat nampak profesional perlu memahami beberapa konsep dasar dalam mengolah web, mulai dari tool yang digunakan, format gambar yang sesuai, hingga pemilihan warna teks dan latar belakang sebuah halaman web.

SOFTWARE DESAIN GRAFIS 
Dalam merancang sebuah website, kita tidak bisa lepas dari perangkat lunak untuk mengolah gambar (image) sebagai bagian dari website‚ Ada beberapa alat disain grafis yang dapat digunakan untuk membantu dalam membuat website yang cantik, diantaranya:
.      Adobe Photoshop (http://www.adobe.com/) : software ini sangat populer‚ dan dapat diandalkan untuk membuat dan mengedit grafik maupun gambar fotografi‚
.      Adobe Illustrator (http://www.adobe.com/) : software ini digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor dan dapat digunakan untuk membuat ilustrasi.
.      PaintShop Pro (http://www.jasc.com/) : software ini sama dengan Adobe Photoshop, sedikit lebih canggih namun tidak masih kalah populer dibandingkan Adobe Photoshop.

.      Macromedia Fireworks (http://www.adobe.com) : software ini sangat mirip dengan Adobe Photoshop, namun tool ini berbasis vektor. Software ini mengijinkan semua elemen dapat diedit kembali dan dapat berintegrasi dengan Macromedia Dreamweaver. Sebagai tambahan, oleh karena seluruh produk Macromedia diakuisisi oleh Adobe maka namanya berubah menjadi Adobe Macromedia Fireworks.
Macromedia Flash (http://www.adobe.com) : software ini dapat digunakan untuk membuat animasi dan berbasis vektor untuk website.

FORMAT GRAFIS
Grafik/gambar dalam sebuah website dapat memberikan efek visual yang luar biasa terhadap website tersebut, namun bisa menambah waktu koneksi akibat banyaknya gambar yang ditampilkan. Grafik dalam website dapat berupa statik, animasi, dan fotografi. Agar koneksi ke website kita lebih cepat, perlu memahami beberapa format file yang sering digunakan pada sebuah website, diantaranya:
.     GIF :
memiliki warna 8-bit, mendukung dalam bentuk transparan, mengkompresi area warna secara solid, mereduksi jumlah warna dan menjalin untuk proses download secara cepat, juga dapat digunakan untuk membuat animasi dalam bentuk grafik (animated graphic).
.     JPG :
memiliki warna 24-bit,menjaga kualitas brightness dan hue yang ditemukan dalam sebuah foto, dapat disimpan dalam format berkualits tinggi maupun rendan (high or low resolution), sebuah file jpg dapat pula digunakan versi resolusi rendah (low‚ resolution) dari gambar yang nampak ketika gambar sedang didownload, tidak mendukung transparansi.
.     PNG :
PNG-8 mendukung warna 8 bit, mengkompres area warna yang pekat, menjaga detail ketajaman, mendukung transparansi, kompresi lebih canggih dibandingkan gif karena dapat mengkompresi sekitar 10-30% lebih kecil dari format GIF.

Setelah melihat perbandingan beberapa format file grafis untuk web, Anda dapat menentukan format apa yang akan digunakan sesuai kebutuhan. Pada prinsipnya, semua format file tersebut dapat dijadikan panduan dalam memilih format file yang tepat. Ada beberapa bahan pertimbangan ketika memilih salah satu dari beberapa format file tersebut, diantaranya: Usahakan ukuran file seminimal mungkin ‚ Selalu gunakan mode warna RGB‚ Gunakan web pallete (216 web-safe colour)
Jika Anda memilih format file GIF : simpan sedikit warna jika perlu, simpanlah sebagai interlaced .gif, buatlah latar belakang transparan berwarna. Jika Anda memilih format file JPG : pilih kualitas yang paling kecil jika perlu, dan simpan sebagai progresive.


Strategi Apa Yang Mau Anda Pilih?
Cara Cepat Atau Cara Lambat?

Dalam menjalankan bisnis internet, ada 2 jalan yang bisa kita pilih. Kedua jalan ini saya sampaikan agar anda bisa menentukan strategi apa sebaiknya yang perlu anda lakukan atau anda tekuni.
  1. Jalan Cepat
Artinya, penghasilan bisa langsung cepat kita dapatkan. Kalau anda pernah dengar/baca adanya internet marketer yang mampu meraih ribuan dollar dalam hitungan hari, maka strategi yang mereka lakukan adalah strategi yang ini. Dan itu bukan mustahil. Sangat-sangat BISA. Kuncinya antara lain menguasai strategi beriklan di Google Adwords.
Caranya antara lain, melalui: PPC Advertising atau Iklan berbayar. PPC Advertising, maksudnya adalah beriklan kepada target-market yang telah ditentukan, yang mana biaya iklannya dihitung berdasarkan jumlah KLIK (jumlah pengunjung iklan). Jika anda memilih jalan cepat ini, maka yang paling saya rekomendasikan adalah beriklan di Google Adwords.
  1. Jalan Lambat
Anda butuh kerja keras di awal, paling cepat sekitar 4 bulan baru mulai bisa memperoleh penghasilan dari internet. Langkah yang dilakukan adalah membuat website lalu kemudian website tsb dioptimasi agar mampu mendatangkan calon-pembeli potensial ke website/produk/bisnis kita. Cara ini dikenal dalam dunia marketing online sebagai strategi SEO (search engine optimation)
Baik cara cepat, ataupun cara lambat, kunci utama kesuksesan sebuah website ada pada RISET KEYWORDS. Sebab dari riset-keywords itulah kita “mengundang pembeli” ke website/link kita.
Apa perbedaan kedua strategi tsb?
Dalam strategi Adwords, fokus anda adalah pasang iklan ke target-market potensial anda. Jadi kuncinya: : - temukan produk yang mau anda bisniskan- temukan target-pasar yang paling potensial- temukan keywords potensial/profitable yang mampu mengundang calon-pembeli tsb melihat iklan-anda di Google- optimasi strategi iklan anda agar konversi nya menguntungkan (income yang diterima lebih besar dari biaya iklan anda)- anda tidak perlu memiliki website, bisa langsung menjual misalnya lewat link web replika atau affiliate link bisnis anda . - yang jelas, cara ini tidak bisa gratis, sebab anda harus bayar iklan.

Sedangkan pada strategi SEO, kuncinya: - temukan produk yang mau anda bisniskan - temukan target market potensial anda - temukan keywords potensial/profitable yang mampu mendatangkan TRAFFIC tertarget ke website anda. - bangun sebuah website - tulis konten untuk website anda itu - strategi ini menarik sebab relatif bisa dilakukan secara gratis/murah - namun memang butuh waktu dan “kerja keras” untuk mengoptimalkan website - kelebihannya: traffic bersifat organik dan relatif stabil, sehingga secara jangka panjang jelas sangat menguntungkan.(N : drs/nrl)
/ Senin, 03 Oktober 2011 /

NURUL DWI SUKARINI
09.31.3515

TUGAS MEDIA ON LINE
REVIEW
VIVA NEWS.COM

VIVAnews- Semakin berkembangnya teknologi informasi menjadikan tidak hanya dilakukan secara lisan, namun banyak juga melalui tulisan. Tiap komunikasi tekstual cenderung kaku, karena tidak terlihat ekspresi dalam komunikasi. Sehingga terkadang, sulit membedakan candaan dengan pernyataan serius.
Namun, ada cara untuk mengurangi kekuatan yang selama ini ditentukan dalam komunikasi via teks ; Emoticon.
Emoticon pun memiliki sejarah panjang, yang berkembang sesuai perkembangan komunikasi. Berikut rangkuman panjang sejarah emoticon, seperti dikutip dari laman Mashable.
VIVAnews-memiliki rubik ; Politik, Bisnis, Nasional, Metro, Dunia Sains Tek, Sport, Bola, Otomitif, Showbiz, Kosmo sorot, Wawancara, Forum, Fokus.
Terdapat Video, Foto, U-Report, Surat,Transleter Engglish (EN), Index, On-TV, Mobile.
Tampilan VIVAnews.com lebih ketampilan Web modern atau tidak lagi seperti koran ditempel. Contohnya terdapat gambar bergerak atau slash, video dan sebagainya didalam VIVAnews.com juga terdapat kolom iklan serta video yang bisa diputar sewaktu.
Headlines terdiri dari kolom berita pemberitahuan Terbaru, Terpopuler, Terkomentari. VIVAnews.com juga tersedia Konten wakil Rakyat untuk mengakses halam dan klasemen keperdulian wakil rakyat.
VIVAnews.com bisa diakses via Twitter, FB, Androit, BB. Dalam rubik bisnis  bisa melihat indeks saham serta kurvs valas. VIVA log atau vlog adalah platform untuk berbagi, mempromosikan, dan meningkatkan traficc blog-blog terbaik dan paling menarik di Indonesia.
Media cetak pada masa orde baru merupakan sebuah media yang paling dikontrol penuh oleh pemerintah. Media cetak yang sedikit saja menyentuh hal-hal sensitif dari pemerintah akan mendapat perlakuan khusus dari pemerintah yang pada puncaknya dapat dibredel. Detik adalah sebuah tabloid politik yang memiliki reputasi baik pada saat itu, tiba-tiba dibredel oleh pemerintah melalui departemen penerangan, dan kemudian Detik tidak diperkenankan untuk mendirikan media lain sekalipun media yang baru termasuk internet. Satu-satunya cara mereka untuk survive adalah membubarkan diri dan membentuk media lain atau bergabung dengan media lain.
Puncaknya adalah ketika Soeharto turun, 30 Mei 1998, Detik menjadi sebuah media berbasis on-line pertama di Indonesia. Media ini bangkit bersamaan dengan sebuah awal dari kebangkitan demokrasi di Indonesia pada masa itu.
Pada saat ini, detik.com telah menjadi sebuah media yang terpercaya dan dikenal luas oleh berbagai kalangan sebagai media berita berbasis on-line. Selain itu, detik.com sebagai pelopor media on-line kini telah memiliki pesaing lain yang basis utamanya adalah media konvensional seperti TV dan media cetak, contohnya: MetroTVnews.com; okezone.com (Seputar Indonesia); liputan6.com; vivanews.com.

Contoh berita yang di ungguh oleh VIVAnews.com
Kamis, 29 September 2011 ; 17:47 WIB
HEADLINES
·        Kasus Suap Polisi Rp 1 Miliar Segera Di Sidang
Kamis, 29 September 2011
Kompol Brussel di duga menerima suap Rp 1 miliar dalam kasus narkoba. Tindakan ini diduga dilakukan bersama anak buahnya.
·        Kemkominfo Juara Keterbukaan Informasi Publik
Kamis, 29 September 2011
Komisi informasi pusat mengumumkan 10 lembaga publik terbaik dalam hak keterbukaan. Hasil penilaian diteruskan ke UKP 4.
·        9 Jam Berlalu, Pesawat Belum Bisa Di Dekati
Kamis, 29 September 2011, Elin Yunita Kristanti ; 16:11 WIB
Nasib 18 orang dalam pesawat Cassa 212 belum diketahui hingga saat ini.
·        Staf Khusus : Hatta Rajasa Andalan di Kabinet
Kamis, 29 September 2011
Menurut Daniel Sparinga, kehebatan Hatta yang menjabat sebagai Mentri koordinator Bidang Perekonomian, ini juga diakui oleh berbagai pihak.
·        Menkeu Usul Masa Reses DPR Dindur
Kamis, 29 September 2011
Pengunduran masa reses bertujuan agar pembatasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 dapat selesai tepat waktu.
·        Foto : Cucu Cantik Hakim Sanusi Dicecar DPR
Kamis, 29 September 2011, Eko Huda ; 15:55 WIB
Cucu mantan hakim Konstitusi ini dituding berperan menghubungkan Masyhuri Hasan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini dengan Dewie Yasin Limpo.
·        Sumber Air Bersih Bekasi Tercemar E-coli
Kamis, 29 September 2011
Pencemaran terjadi karena banyak pembuangan limbah tinja langsung ke kali, tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu.
·        Bek ini Tersangkut Kasus Pelecehan Seks, Lagi
Kamis, 29 September 2011
Tahun lalu, Titus Bramble juga sempat ditangkap atas tuduhan pemerkosaan namun akhirnya bebas.
·        Pesawat Canggih ini Mampu Terbang Tanpa Henti
Kamis, 29 September 2011, Elin Yunita Kristanti; 15:09 WIB
Terinspirasi dari burung Godwit, yang mampu terbang ribuan Kilometer, tanpa berhenti untuk makan.

Kamis, 29 September 2011; 18:21 WIB

·        Anas Enggan Komentari Tuduhan Nazaruddin
Kamis, 29 september 2011, Arfi Bambani Amri; 18:17 WIB
Benarkah Anas akan bertemu Akbar Tanjung di Padang?
·        Anggaran BIN Naik Rp 200 Miliar, Untuk Apa?
Kamis, 29 September 2011, Elin Yunita Kristanti, Mohammad Adam; 18:09 WIB
DPR menyetujui kenaikan anggaran BIN dari Rp 1,2 triliun, menjadi Rp 1,4 triliun. Ini penjelasan kepala BIN.
·        Tawaran Beasiswa ke Taiwan
Kamis, 29 September 2011, Pipiet Tri Noorastuti, Indrani Putri; 17:59 WIB
Harapannya, jumlah pelajar indonesia yang menuntut ilmu di negara mereka mengalami peningkatan.
·        Sepupu Nazar Bungkam Usai Diperiksa KPK 8 Jam
Kamis, 29 September 2011, Arry Anggadha, Andyka Pranusatya; 17:59 WIB
Muhammad Syarifudin diperiksa KPK terkait dengan kasus yang menyeret sepupunya, Muhammad Nazaruddin.
·        Polisi Dalami Motif Bunuh Diri Dokter Muda UI
Kamis, 29 September 2011, Eko Priliawito, Luqman Rimadi; 17:56 WIB
Polisi sudah memeriksa empat orang saksi dalam kejadian ini. Mereka adalah petugas keamanan apartemen, orang tua dan pacar korban.
·        Inilah 5 Poin Keputusan Skorsing Tevez
Kamis, 29 September 2011, Edwan Ruriansyah; 17:50 WIB
Keputusan ini diambil setelah Mancini berdiskusi dengan Chief executive John MacBeath serta Chairman Khaldoon AL Mubarak.
KANAL BERITA
POLITIK
·        Ada Motif Cinta dalam Surat Palsu MK?
Kamis, 29 September 2011, Eko Huda S, Mohammad Adam; 17:22 WIB
·        Staf khusus : Hatta Rajasa Andalan di Kabinet.
Kamis,29 September 2011, Arry Anggadha, Syahrul Ansyari ; 17:05 WIB
·        SBY Susun Sendiri Pidato Pra Reshuffle.
·        Anas Enggan Komentari Tuduhan Nazaruddin.
Kamis, 29 September 2011, Arfi Bambani Amri; 18:17 WIB

NASIONAL
·        Cegah TKI Bolos Latihan, 1000 CCTV Dipasang.
·        Kemkominfo Juara Keterbukaan Informasi Publik.
·        Namun Ratu Atul Dicatut.
Kamis, 29 September 2011, Arry Anggadha, Andhyka Pranusatya ; 17:59 WIB

BISNIS
·        Menkeu Usul Masa Reses DPR Diundur.
Kamis,29 September 2011, Antique, Herwanto Bimo Pratomo ; 16:59 WIB
·        Dipanggil KPK, Menkeu Janji Diwakilkan.
Kamis, 29 September 2011, Antique, Herwanto Bimo Pratomo ; 16:59 WIB
·        Kata Ahli Soal Renegonisasi Kontrak Tambang.
Kamis, 29 September 2011, Hadi Suprapto, Ronito Kartika Suryani ; 16:42 WIB

SHOWBIZ
·        Curhat, jadi Inspirasi IDP Untuk Bikin Lagu.
Kamis, 29 September 2011, Lutfi Dwi Puji astuti, Winda Yanti ; 17:19 WIB
·        Stres Hadapi Ujian, Marshanda Sakit.
Kamis, 29 September 2011, Finalia kodraty, Winda Yanti ; 17:11 WIB
·        Hamil, Beyonce Benci Aroma Jay-Z.
Kamis, 29 September 2011, Maya sofia ; 16:33 WIB
·        Film ‘The Raid’ Menang di Festifal Toronto.
Kamis, 29 September 2011, Finalia Kodrati, Gestina Rachmawati ; 18:18 WIB

BOLA
·        Anzhi tunjuk Roberto Carles Sebagai pelatih.
Kamis, 29 September 2011, Luzman Rifqi Karami ; 17:31 WIB
·        PSSI Kurangi Jatah Pemain Asing Bagi Klub ISL.
Kamis, 29 September 2011, Marco Tampubolon ; 17:27 WIB
·        Insiden Tevez  Ancam Perpecahan Mancity.
Kamis, 29 September 2011, Edwan Ruriansyah ; 17:21 WIB
·        Inilah 5 Poin Keputusan Skorsing Tevez.
Kamis, 29 sepetember 2011, , Edwan Ruriansyah ; 17:50 WIB
·        Anzhi Tunjuk Roberto Cartos Sebagai Pelatih
Kamis, 29 September 2011, Luzman Rifqi Karami ; 17:31 WIB



SEJARAH DAN PERKEMBANGAN DETIK.COM

/ /

Sejarah detik.com dimulai pada tanggal 9 Juli 1998, yaitu terjadi pada saat Presiden Suharto lengser dan terpilihnya Habibie sebagai Presiden selanjutnya. Terpilihnya Habibie sebagai Presiden ternyata tidak menyalesaikan masalah politik di Indonesia, yang artinya situasi politik di Indonesia masih kacau, dan karena pada masa Orde Baru kebebasan Pers belum diperbolehkan. Akan tetapi apa yang terjadi, media massa di Indonesia kini sudah bebas. Artinya, seluruh media massa boleh melakukan apa saja, dalam hal ini memberitakan atau menulis persoalan yang sedang terjadi di tanah air. Dan tidak ada pembatasan seperti pada jaman Suharto memimpin.
Tetapi ada satu persoalan, bahwa di era globalisasi seperti saat ini kita membutuhkan informasi secara cepat, untuk kepentingan apa saja. Mulai dari kepentingan mengambil keputusan bisnis sampai kepentingan yang sangat sederhana.
Tidak ada pilihan lain pada waktu itu, selain menyampaikan informasi melalui Intenet. Maka lahirlah Detik.com yang merupakan sebuah portal web yang berisi berita aktual dan artikel di Indonesia. Detik.com merupakan salah satu situs berita terpopuler di Indonesia hingga saat ini. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, detik.com hanya mempunyai edisi daring dan menggantungkan pendapatan dari bidang iklan. Hal ini terbukti pada halaman depan website detik.com didominasi oleh iklan. Meski demikian, detik.com juga merupakan portal berita yang terdepan (up to date) dalam menyajikan berita-berita baru (breaking news).
Detik.com hadir dengan sebuah media baru yang sebelumnya kurang diminati oleh para media pemberitaan untuk mengembangkan sayapnya di bidang internet. Internet terus berkembang hingga masa kini. Pada masa awal berdirinya detik.com, mereka masih harus mandiri dengan tiga orang pekerja yang tentunya masih berbentuk sebuah halaman web sederhana. Selain itu, mereka harus membiasakan diri dengan kurangnya perhatian dari khalayak mengenai produk mereka. Adapula beberapa sistem yang perlu di adaptasi secara bertahap oleh detik.com yang berbentuk hal-hal teknis.
Detik.com muncul dengan media baru yang mereka gunakan yakni internet. Media baru tersebut tidak serta merta muncul begitu saja. Internet muncul secara bertahap dari hal pertama yakni sebuah personal computer hingga sekarang teknologi memungkinkan komputer yang mudah dibawa atau laptop. Selain itu, komputer pun muncul karena sebelumnya ada penemuan-penemuan yang tentunya berhubungan dengan dunia elektronik. Kemudian setelah komputer telah menjadi sebuah alat yang sempurna, muncul keinginan untuk para pengguna komputer dapat saling terhubung untuk bertujuan file sharing yang kemudian disempurnakan menjadi internet. Dari internet inilah muncul ide untuk adanya website yang dapat membuat sebuah institusi membuka informasi ataupun membagi (sharing) hal-hal lainnya.
Media yang baru, muncul dan berkembang masih memiliki beberapa kemiripan dengan media yang sebelumnya telah eksis. Misalnya internet memiliki kemampuan-kemampuan dominan yang menyerupai media-media yang telah diciptakan sebelumnya. Internet dapat mengakomodasi jenis-jenis media sebelumnya, misalnya internet dapat mengandung unsur gambar, video, suara, dan tentunya teks. Gambar dan teks sudah ada sejak era media cetak lahir. Kemudian suara sudah dapat ditransformasikan melalui gelombang radio dan alat penangkap sinyalnya. Lalu televisi menjadi media yang dapat menghadirkan gambar bergerak (video) dan suara (audio) secara bersamaan. Bahkan beberapa hal yang tidak dapat dilakukan oleh media sebelumnya, bisa dilakukan oleh media internet. Misalnya, setelah ada sistem flash, ilustrasi mengenai suatu hal, misalnya bencana, dapat diilustrasikan melalui bentuk gambar yang dapat disesuaikan dengan kemauan si pembaca. Hal ini tentunya unik karena sebelumnya tidak ada media lain yang dapat mengakomodir hal ini. Namun, bagaimanapun juga, karakteristik dominan dari media internet tetaplah karakter yang sudah ada sebelumnya, misalnya internet lebih banyak mengandung unsur teks, hal ini karena internet juga mengadopsi media cetak.
Detik.com memiliki sejarah buruk pada masa orde baru. Mereka dibredel oleh pemerintah dan diberikan pilihan; bergabung dengan media lain, membuat media baru, atau dibubarkan (mati).
Beberapa bulan kemudian, usaha mereka berbuah hasil dengan tawaran iklan pertama mereka. Setelah itu hari demi hari dijalani, semakin berkembang detik.com, semakin banyak pembaca, semakin banyak pula pengiklan yang mengiklankan produknya di website yang kini menjadi website peringkat 10 di Indonesia versi Alexa Site Audit ini.  Dari pencapaian ini, detik.com terbukti telah menjadi sebuah media yang survive dari kekejaman politik orde baru. Namun, yang unik dari kasus detik.com ini adalah mereka dipaksa untuk beradaptasi dan berkembang, melebarkan sayapnya ke media on-line karena tekanan dari sebuah rezim otoriter pemerintahan pada masa itu.
Media internet muncul dan berkembang sebagai sebuah teknologi yang baru. Sebagai media baru, sudah sewajarnya apabila perkembangannya masih terus berjalan. Media lama saja masih terus berkembang, apalagi media baru akan terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi pendukungnya.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, teknologi adalah sebuah hal utama dalam perkembangan atau pengadopsian media baru oleh sebuah institusi pemberitaan. Namun, pada kenyataannya media baru tidak hanya diadopsi karena sebuah perkembangan dari teknologi. Tetapi ada faktor lain yang melatarbelakanginya. Dalam kasus detik.com yang paling terlihat jelas adalah adanya faktor politis dalam perjalanannya. Tabloid Detik yang pada mulanya adalah sebuah tabloid politik tiba-tiba dibredel oleh pemerintah karena adanya pemberitaan yang terlalu kritis terhadap pemerintah. Hal ini jelas bahwa pengaruh politik sangat besar peranannya dalam perjalanan detik.com dari media konvensional ke media on-line.

Di halaman utama (Home) pada baris atas terdapat beberapa link/rubrik (program kerja), diantaranya; DetikNews, DetikFinance, DetikHot, Detiki-Net, DetikSport, DetikOto, DetikFood, DetikHealth, DetikFoto, DetikTV dan Indeks. Pada baris kedua juga terdapat rubrik Sepakbola, Surabaya, Bandung, Blog, Forum, Wolipop, Kolomkita, Travel, ACI, Buku Kuning, Mobile Application, dan Lokal Portal. Pada baris ketiga terdapat rubrik Iklan Baris, adPoint, Seremonia, Games, Sindikasi, Info Iklan, Suara Pembaca, Surat dari Buncit dan Redaksi, serta beberapa fasilitas lainnya.
Detik.com juga memudahkan konsumen atau pembacanya dengan memberikan kolom Detik Search untuk mencari berita-berita atau info-info apaun yang pernah dipublish di website detik.com. Selain itu kita juga dapat berbagi info atau berita di jejaring sosial kita seperti Facebook, Twitter dan sebagainya.


Perkembangan Jumlah Pengunjung
Internet pada akhir dekade 1990-an masih sangat baru di Indonesia. Pengguna internet pun diperkirakan belum mencapai satu juta orang pada saat itu. Namun, detik.com terus konsisten untuk membangun sebuah portal berita yang menjadi sebuah pioneer dalam pemberitaan on-line di Indonesia. Setelah bertahun-tahun mencoba untuk terus mempertahankan prinsip untuk konsisten di dunia on-line news, detik.com meraih sebuah kesuksesan tersendiri sebagai portal berita nomor satu di Indonesia, dan menjadi website nomor sepuluh di Indonesia. Bahkan sekarang detik.com memiliki sub konten yang telah memiliki spesialisasi masing-masing. Salah satu di antaranya, Detik Sport menjadi sebuah situs sendiri dan terpisah, serta mendapat peringkat enam belas dalam peringkat website di Indonesia.
Dari pemaparan teori mediamorphosis yang dikaitkan dengan sejarah perkembangan detik.com, dapat dilihat bahwa detik.com berkembang secara bertahap, konsisten, serta terus membuat perbedaan dari waktu ke waktu sehingga dapat menjaga pelanggan setianya.
Selain itu, detik.com menjadi sebuah media yang tidak dapat dilepaskan dari basic utamanya yakni media cetak, untuk terus menjadi sebuah institusi pemberitaan yang didominasi dengan konten cetak.
Detik.com sebagai sebuah institusi pemberitaan berbasis internet mempunyai beberapa karakteristik dari media internet. Pertama, detik.com memiliki server atau penyedia jaringan yang memungkinkan semua orang yang terkoneksi dengan internet dapat melihat konten-konten atau isi dari website itu. Mereka memanfaatkan koneksi antar-komputer yang menyebabkan semua konten yang telah dipublish di website itu dapat di-download oleh setiap orang. Bahkan semakin berkembangnya teknologi, kini detik.com sudah memiliki sebuah alamat website khusus untuk pengguna internet mobile atau melalui ponsel, yakni m.detik.com.
Kedua, interactivity sudah diadopsi oleh detik.com melalui fasilitas comment di setiap artikel yang mereka publish. Bahkan, suara pembaca dapat dimuat di halaman tersendiri dari detik.com. Walaupun suara pembaca yang dimuat semuanya harus melalui filterisasi dari redaksi detik.com, namun suara pembaca lebih efektif ketimbang dalam harian atau koran biasa. Hal ini karena suara pembaca dipisah dalam satu sub-topik sehingga semua suara pembaca dapat lebih banyak dimuat tanpa terhalang masalah ruang atau tata letak.
Selain interaktivitas pembaca, detik.com juga memiliki forum yang memungkinkan semua orang dapat berpartisipasi aktif dalam memberi informasi-informasi kepada anggota forumnya, maupun juga kepada yang bukan anggota forum (khalayak luas). Walaupun diatur oleh moderator, tetapi forum ini tetap memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk sharing berbagai macam hal, dari informasi-informasi hingga menjajakan dagangan.
Dengan hadirnya detik.com sebagai salah satu sumber informasi yang sudah terpercaya di mata pembaca, masyarakat menjadi sedikit-banyak mengalami perubahan pola atau gaya hidup. Dulu sebelum adanya internet, pembaca berita kadang harus menyediakan waktu luang untuk membaca koran, atau bahkan harus menunggu jam atau waktu tayang berita di televisi. Namun, sekarang dengan singkat, tanpa terpaku jadwal tayang dan sebagainya, khalayak dapat memperoleh berita dari detik.com meskipun memiliki kesibukan yang padat sekalipun.
Selain itu, detik.com telah mengubah beberapa sistem sosial dan ekonomi. Misalnya dalam sistem sosial, pembaca akan lebih privat dalam membaca berita entah dengan ponsel maupun dengan komputer atau laptop. Sistem ekonomi telah mengalami perubahan, misalnya dulu masyarakat yang ingin membaca berita harus mengeluarkan biaya untuk membeli koran, atau bahkan dahulu di Indonesia sempat ada tv berbayar yang ditagihkan kepada para pemilik pesawat televisi. Namun, detik.com tidak meminta pembayaran dari pelanggan karena sifat dari internet itu sendiri yang bebas dan dapat dinikmati oleh semua orang. Satu-satunya pendapatan detik.com adalah melalui pengiklan yang memenuhi halaman website detik.com.
Detik.com sebagai media on-line, memiliki sifat multifaceted, yakni sebagai sebuah media yang memiliki jenis komunikasi massa dan juga personal. Artinya, detik.com dapat diakses oleh semua orang, namun ada beberapa hal yang menyebabkan seakan seperti komunikasi interpersonal karena caranya yakni pembaca yang aktif mencari dan memilih berita.
Detik.com sebagai media pemberitaan on-line pertama di Indonesia telah menjadi sebuah perubahan besar yang kemudian diikuti oleh kelompok-kelompok media lainnya. Dengan berlandaskan mediamorphosis, media lain berusaha untuk mengembangkan media mereka seperti yang sekarang dilakukan oleh detik.com, yakni mengembangkan media pemberitaan on-line. Tidak mengenal basic utama media masing-masing, televisi, radio, serta koran ataupun tabloid semuanya seperti berlomba-lomba untuk mempertahankan eksistensinya di bidang on-line.
Sementara itu, hingga saat ini detik.com yang memiliki peringkat ke-sepuluh di Indonesia yang paling sering dikunjungi, mulai diikuti oleh beberapa kompetitornya di dua puluh besar website terpopuler di Indonesia versi Alexa. Kompas.com dari harian Kompas menduduki peringkat dua belas, dan vivanews.com yang dekat dengan TVOne mencapai peringkat ke empat belas sebagai website yang paling sering dikunjungi di Indonesia.
Hal ini perlu diwaspadai oleh detik.com sebagai salah satu media yang murni hanya berkecimpung di media on-line karena media kompetitornya mayoritas adalah media yang memiliki eksistensi di media lain. Misalnya Kompas dengan harian cetaknya dan TVOne dengan stasiun TV berita. Hal yang unik dari persaingan ini adalah media on-line memanfaatkan popularitas atau rating mereka untuk dipertimbangkan oleh pengiklan. Jika detik.com terlewati oleh kompetitornya, bukan tidak mungkin pengiklan mereka beralih ke kompetitor-kompetitornya. Hal itu tentunya sangat tidak diinginkan oleh detik.com mengingat mereka hanya mengandal Detik.com telah menjadi pelopor on-line jurnalistik di Indonesia yang kemudian diikuti oleh beberapa kelompok media lain. Hal ini terkait dengan media internet yang merupakan sebuah media yang baru dan masih terus berkembang di Indonesia. Selain itu, jumlah pengguna internet yang semakin bertambah setiap tahunnya membuat semua media tidak mau ketinggalan momen untuk lebih mempertahankan eksistensi mereka di dunia maya. 
Detik yang awalnya merupakan tabloid (media cetak) kemudian beralih ke media on-line karena adanya pembredelan dari pemerintah ini, justru sekarang telah menuai hasil sebagai portal berita nomor satu di Indonesia. Mereka sudah meninggalkan masa-masa suram ketika media mereka tidak lagi dibebaskan untuk beraktivitas, kini telah berubah menjadi sebuah media besar yang justru diidam-idamkan oleh kelompok media-media lain. 
Akan tetapi, kesimpulan utamanya adalah meskipun media on-line sedang pada saat terbaik saat ini, media lama tidak spontan begitu saja punah. Perubahan media layaknya evolusi yang secara lambat, tapi konsisten. Salah satu contohnya adalah media detik.com yang kemudian diikuti oleh media lainnya untuk kemudian meramaikan dunia on-line jurnalistik di Indonesia.
Pada Juli 1998 situs detik.com per-harinya menerima 30.000 hits (ukuran jumlah pengunjung ke sebuah situs) dengan sekitar 2.500 user (pelanggan Internet). Sembilan bulan kemudian, Maret 1999, hits per-harinya naik tujuh kali lipat, tepatnya rata-rata 214.000 hits per-hari atau 6.420.000 hits per-bulan dengan 32.000 user. Pada bulan Juni 1999, angka itu naik lagi menjadi 536.000 hits per-hari dengan user mencapai 40.000. Terakhir, hits detik.com mencapai 2,5 juta lebih per-hari.
Selain perhitungan hits, detik.com masih memiliki alat ukur lainnya yang sampai sejauh ini disepakati sebagai ukuran yang mendekati seberapa besar potensi yang dimiliki sebuah situs. Ukuran itu adalah page view (jumlah halaman yang diakses). Page view detik.com sekarang mencapai 3 juta per-harinya. sekarang detik.com menempati posisi ke empat tetinggi dari alexa.com untuk seluruh kontent di Indonesia. (N:drs)

About Us

 
Copyright © 2010 Media On Line, All rights reserved
Design by DZignine. Powered by Blogger